Blogger templates

Kamis, 12 Agustus 2010

Krisis Ekonomi Akibatkan Kenaikan Pengangguran Pemuda

Antara
Antara - Kamis, 12 Agustus

[Krisis Ekonomi Akibatkan Kenaikan Pengangguran Pemuda] Krisis Ekonomi Akibatkan Kenaikan Pengangguran Pemuda

Jakarta (ANTARA) - Organisasi Buruh Internasional (International Labour Organization/ILO) mengatakan, krisis ekonomi mengakibatkan kenaikan tingkat pengangguran pemuda secara global dari 11,9 persen pada 2007 menjadi 13,0 persen pada 2009.

"Efek dari krisis ekonomi dan finansial berpotensi memperburuk ketersediaan lapangan kerja untuk para pemuda," kata Direktur Jenderal ILO Juan Somavia dalam siaran pers laporan ILO yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.

Menurut Juan, efek tersebut juga menambah jumlah kaum muda yang masih terkungkung dalam lingkaran kemiskinan dan siklus kemiskinan tersebut akan bertahan setidaknya selama satu generasi mendatang.

Laporan ILO yang diluncurkan bertepatan dengan peluncuran Tahun Pemuda Internasional PBB pada 12 Agustus itu menjelaskan antara lain tentang bagaimana pengangguran mencapai tingkat tertinggi dan diperkirakan terus meningkat pada 2010.

Laporan tersebut mengemukakan, dari sebanyak 620 juta kaum muda berusia 15-24 tahun yang aktif secara ekonomi, terdapat 81 juta orang yang menganggur pada akhir 2009.

Selain itu, tingkat pengangguran yang meningkat dari 11,9 persen pada 2007 menjadi 13 persen pada 2009 juga diperkirakan membawa konsekuensi signifikan bagi pemuda dan berpotensi menimbulkan risiko munculnya "generasi hilang" yang berisi dari generasi muda yang terlempar dari pasar kerja.

Berdasarkan proyeksi ILO, tingkat pengangguran pemuda global diperkirakan terus meningkat hingga menjadi 13,1 persen pada 2010, dan diikuti oleh penurunan moderat ke tingkat 12,7 persen pada 2011.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa di negara-negara ekonomi berkembang, di mana 90 persen pemuda global berada, kaum muda lebih rentan terhadap pengangguran dan kemiskinan.

Juan menegaskan, pemuda adalah penggerak perkembangan ekonomi sehingga mengabaikan potensi ini sama saja dengan melakukan kesia-siaan ekonomi dan dapat merusak stabilitas sosial.

Ia memaparkan, krisis ekonomi yang terjadi seharusnya juga dapat dilihat sebagai sebuah kesempatan untuk mengkaji ulang strategi untuk menghadapi kondisi tidak menguntungkan yang serius yang dihadapi kaum muda saat mereka memasuki pasar kerja.

"Penting untuk fokus pada strategi yang komprehensif dan terintegrasi yang menggabungkan kebijakan pendidikan dan pelatihan dengan sasaran kebijakan ketersediaan kerja bagi kaum muda," katanya

0 komentar:

Poskan Komentar

chat 1


ShoutMix chat widget

Amazon MP3 Clips

Template by:

Free Blog Templates